Spiritualitas Katolik

”Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.”

DOKUMEN – DOKUMEN KONSILI VATIKAN II ( 1662-1965 ) seri: Pernyataan

DOKUMEN – DOKUMEN KONSILI VATIKAN II ( 1662-1965 ) seri : Pernyataan – pernyataan

konsili vatikan II

GE = Gravissium Educationis: Pernyataan tentang Pendidikan Kristen, 28 Oktober 1965
NA = Nostra Aetate: Pernyataan tentang Hubungan Gereja dengan Agama-Agama Bukan Kristen, 28 Oktober  1965
DH = Dignitatis Humanae: Pernyataan tentang Kebebasan Beragama, 7 Desember  1965

PERNYATAAN “GRAVISSIMUM EDUCATIONIS”
TENTANG PENDIDIKAN KRISTEN

Pendahuluan

1.            Hak semua orang atas pendidikan
2.            Pendidikan kristen
3.            Mereka yang bertanggung jawab atas pendidikan
4.            Aneka upaya untuk melayani pendidikan kristen
5.            Pentingnya sekolah
6.            Kewajiban dan hak-hak orang tua
7.            Pendidikan moral dan keagamaan disekolah
8.            Sekolah-sekolah katolik
9.            Berbagai macam sekolah katolik
10.         Fakultas dan universitas katolik
11.          Fakultas teologi
12.          Koordinasi di bidang persekolahan

Penutup

UNDUH PDF11-gravissimum-educationis

 

PERNYATAAN “NOSTRA AETATE”
TENTANG HUBUNGAN GEREJA DENGAN AGAMA-AGAMA BUKAN KRISTEN

NOSTRA AETATE

NOSTRA AETATE”
TENTANG HUBUNGAN GEREJA DENGAN AGAMA-AGAMA BUKAN KRISTEN

1.            Pendahuluan
2.            Berbagai agama bukan kristen
3.            Agama Islam
4.            Agama Yahudi
5.            Persaudaraan semesta tanpa diskriminasi

UNDUH PDF: 12-nostra-aetate

 

 PERNYATAAN “DIGNITATIS HUMANAE”
TENTANG KEBEBASAN BERAGAMA

DIGNITATIS HUMANAE

Misdinar Santa Maria Kartasura – DIGNITATIS HUMANAE

PENDAHULUAN

I :AJARAN UMUM TENTANG KEBEBASAN BERAGAMA

2. Objek dan dasar kebebasan beragama
3.  Kebebasan beragama dan hubungan manusia dengan Allah
4.  Kebebasan jemaat-jemaat keagamaan
5.  Kebebasan beragama dan keluarga
6.  Tanggung jawab atas kebebasan beragama
7.  Batas-batas kebebasan beragama
8.  Pembinaan penggunaan kebebasan

II :KEBEBASAN BERAGAMA DALAM TERANG WAHYU

9.   Ajaran tentang kebebasan beragama berakar dalam Wahyu
10. Kebebasan dan Faal iman
11. Cara bertindak Kristus dan para Rasul
12. Gereja menempuh jalan Kristus dan para rasul
13. Kebebasan Gereja
14. Peranan Gereja
15. Penutup

UNDUH PDF: 15-dignitatis-humanae

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on Oktober 12, 2012 by in Magisterium, Sejarah Gereja.
%d blogger menyukai ini: